You are here:
You are here:

Apa Saja Jenis Visa Kerja Australia? Dan Syarat Umumnya!

jenis visa kerja australia

Jika Anda memiliki keterampilan profesional yang mumpuni dan ingin merasakan pengalaman kerja di luar negeri, Australia bisa menjadi pilihan ideal. Namun agar tidak salah dalam memilih visa kerja di Australia, pastikan Anda sudah memahami berbagai jenis visa kerja di Australia. Visa kerja di Australia ada beberapa jenis yang sesuai dengan bidang pekerjaan atau jangka waktu yang Anda  dapat. Penasaran apa saja yang harus dipersiapkan? Simak info lengkapnya, yuk!

Pengertian Visa Kerja Australia 

Secara umum, visa kerja merupakan izin resmi dari pemerintah sebuah negara untuk mengizinkan warga dari negara asing bekerja secara legal di negara tersebut. Dengan kata lain, visa kerja Australia adalah izin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Australia untuk WNI (warga negara Indonesia) agar bisa bekerja secara legal di Australia. 

Walaupun sudah mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan di Australia yang meminta untuk bekerja langsung di sana, tidak bisa asal pergi ke luar negeri. Tapi, wajib punya visa kerja. Kecuali, dapat tawaran kerja secara online atau remote, maka Anda tidak perlu buat visa kerja. 

Banyak WNI yang memanfaatkan pengalaman dan skill tertentu untuk bekerja di luar negeri, termasuk Australia. Anda juga bisa kok! Lebih mudah lagi kalau Anda sudah dapat diterima bekerja dari perusahaan di Australia, jadi bisa langsung mengurus pengajuan visanya. 

Faktanya, visa tidak bisa langsung jadi begitu ajukan ke Kedutaan Australia. Namun, harus penuhi dulu persyaratannya. Sebelum itu, perlu mengenal jenis visa kerja Australia berdasarkan status, jangka waktu, dan bidang pekerjaan yang dapatkan. 

Berapa Jenis Visa Kerja Australia?

Hingga saat ini, ada 7 jenis visa kerja Australia tergantung waktu bekerja, jenis pekerjaan, dan tingkat kesulitan pekerjaannya. Berikut penjelasannya lengkapnya!

1. Temporary Skill Shortage (TSS) Visa Subclass 482

Visa ini dikeluarkan oleh pihak pemberi kerja untuk solusi dari kekurangan tenaga kerja. Pihak pemberi kerja lebih mengutamakan pekerja dari luar negeri yang memiliki keterampilan tertentu. Ada dua jalur utama untuk mendapatkan visa ini, yaitu:

  • Short-term stream: Berlaku selama 2 tahun dan pada kondisi tertentu bisa diperpanjang hingga 4 tahun jika International Trade Obligation masih berlaku. 
  • Medium-term stream: Berlaku selama 4 tahun dan memiliki peluang untuk tinggal menetap. Jadi, kemampuan bahasa Inggris juga harus memadai dengan skor IELTS yang memenuhi syarat. 

2. Temporary Graduate Visa (Subclass 485)

Jenis visa kerja ini cukup istimewa bagi yang sudah lulus pada perguruan tinggi di Australia. Durasi kerja yang diberikan juga bervariasi, seperti 18 bulan hingga beberapa tahun. Tentu saja harus memenuhi kualifikasi tertentu. 

Sebagai lulusan perguruan tinggi di Australia, bisa langsung mencari kerja di sana. Secara tidak langsung, sudah punya privilege untuk bekerja secara profesional di perusahaan internasional atau lokal di Australia. Enak banget kan? 

Itulah mengapa banyak pelajar dari Indonesia memilih untuk melanjutkan studi lanjut di Australia. Karena, dengan privilege tersebut mereka bisa sekaligus mencari pekerjaan yang sesuai keterampilan yang dimiliki. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui ya jadinya!

3. Working Holiday Visa (Subclass 417 dan 462) 

Kalau jenis visa kerja ini diperuntukkan bagi negara-negara tertentu seperti Indonesia, karena terbentuk dari kerjasama bilateral dengan Australia. Biasanya, program ini disebut WHV (working holiday visa) dan berlaku selama 12 bulan. Uniknya, visa ini bisa diikuti oleh mahasiswa. 

Berlaku selama 12 bulan atau 1 tahun dan bisa lanjut selama beberapa tahun jika Anda memenuhi persyaratan untuk bekerja di daerah regional tertentu. Nah bagi Anda seorang mahasiswa yang mengikuti ini, Anda wajib prioritaskan untuk menyelesaikan pendidikan ya. Tujuannya agar Anda lebih bebas untuk melanjutkan pekerjaan di Australia dan tidak pusing untuk membagi waktu antara bekerja dan belajar. 

4. Skilled Independent Visa (Subclass 189)

Jenis visa kerja Australia yang tidak perlu sponsor kerja dari pemberi kerja. Bisa disimpulkan kalau Anda yang mendapatkan pekerjaan secara mandiri tanpa bantuan atau diundang langsung oleh pemberi kerja/perusahaan.

Dengan keistimewaan tersebut, Anda bisa tinggal di Australia tanpa batas waktu. Namun, Anda juga harus memenuhi seleksi kemampuan yang cukup tinggi dan punya keterampilan khusus yang dibutuhkan. Selain itu, memiliki cukup poin dari hasil Skill Assessment minimal 65 poin migrasi. 

5. Skill Employer Sponsored Regional (Provisional) Visa (Subclass 494)

Visa yang ditujukan untuk pekerja terampil yang bekerja di wilayah regional Australia seperti Perth, Gold Coast, Sunshine Coast, Adelaide, dan Canberra. Jenis visa kerja ini berlaku selama 5 tahun, namun baru bisa diperpanjang jika 3 tahun pertama Anda memiliki pekerjaan yang stabil dan dapat diubah menjadi Permanent Residence (Skilled Regional) visa (subclass 191). 

6. Skilled Nominated Visa (Subclass 190)

Hampir mirip dengan jenis visa kerja subclass 189 Australia dan adalah visa permanen. Berlaku untuk Anda yang bisa mendapatkan nominasi dari Pemerintah Australia dan bekerja di wilayah pinggiran Australia. Di mana tempat ini kekurangan tenaga kerja terampil dan sangat dibutuhkan untuk memajukan daerah tersebut. 

Syaratnya pun cukup spesifik yakni memiliki skill assessment dengan skor minimal 65 poin, undangan untuk mengajukan visa ini, punya kemampuan bahasa Inggris yang kompeten, dan memenuhi syarat kesehatan serta karakter. Jadi, Anda gak bisa dapat visa ini secara sembarangan, namun harus mendapatkan undangan dari Kedutaan atau Pemerintah Australia. 

Inilah beberapa jenis visa kerja Australia yang paling umum diberikan kepada pekerja asing dari berbagai negara. Selain mempersiapkan diri dari segi finansial, Anda juga harus memenuhi persyaratannya. Semua proses yang akan Anda lalui akan membantu kelancaran pengajuan visanya loh! Jadi, jalankan secara perlahan dan pasti agar visa Anda cepat selesai!

Persyaratan Umum untuk Dapat Visa Kerja di Australia

Saat ingin melamar pekerjaan yang penempatannya di Australia, pasti akan ada persyaratan umum yang harus dipenuhi, seperti:

  • Kemampuan berbahasa Inggris melalui hasil tes IELTS minimal 4,5. Skor ditentukan oleh visa yang Anda ambil dan peraturan penerima kerja. 
  • Punya sertifikat keahlian dan mengikuti pelatihannya. 
  • Punya rekening internasional yang bisa digunakan untuk menerima gaji dalam bentuk mata uang luar negeri. 
  • Menerjemahkan dokumen dalam bahasa Inggris untuk syarat pengajuan visa kerja Australia. Beberapa dokumen yang wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah adalah KTP, Akta Kelahiran atau akta lainnya, KK, Surat Sponsor, dan dokumen yang butuh keabsahan hukum lainnya. 
  • Punya TFN (Tax File Number) yakni nomor pribadi sistem perpajakan di Australia. 
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk mengonfirmasi bahwa Anda tidak punya catatan kriminal di negara asal. 
  • Surat Keterangan Sehat dan dokumen yang dibutuhkan lainnya. Lihat informasi lanjut! 

Cari Jasa Penerjemah Tersumpah untuk Dokumen Syarat Visa Kerja Australia? Mediamaz TS Solusinya!

Mediamaz TS adalah biro penerjemahan yang berfokus untuk melayani terjemahan dokumen legal maupun non-legal. Salah satunya adalah dokumen yang membutuhkan keabsahan hukum seperti terdapat cap atau tanda tangan penerjemah tersumpah

Hasil terjemahan kami sudah diakui oleh beberapa instansi resmi seperti Kemenkumham, Kemlu, maupun Kedutaan Besar Luar Negeri. Kami juga melayani terjemahan untuk bahasa Inggris, Korea, Belanda, Spanyol, Turki, Arab, dan 50 bahasa lainnya. 

Tunggu apalagi? Terjemahkan sekarang dokumen syarat visa kerja Australia Anda agar pengajuan cepat diterima! Konsultasi sekarang dengan hubungi Mediamaz TS melalui website resmi!

Share Informasi ...
WhatsApp
Telegram
Facebook
LinkedIn
Email